Selasa, 24 Februari 2026 – Desa Perean, Kecamatan Baturiti, menggelar perayaan Bulan Bahasa Bali tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan dan pelestarian budaya. Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk meneguhkan komitmen menjaga bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai warisan luhur yang harus terus hidup di tengah arus modernisasi.
Kehadiran Tokoh dan Undangan
Perayaan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya:
- Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Perean
- Camat Baturiti
- Bendesa Adat se-Desa Perean
Kehadiran para pemimpin adat dan pemerintahan menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian bahasa Bali.
Rangkaian Acara
Acara berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, seperti:
- Lomba gending Rare tingkat SD
- Lomba Kidung Wargasari TIngkat Sekaa Teruna
- Pementasan seni tradisional yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal
- Lomba Kidung Sekar Madya Tingkat Paiketan Krama Istri
Bulan Bahasa Bali bukan sekadar seremonial, melainkan wadah untuk memperkuat identitas budaya. Desa Perean menunjukkan bahwa bahasa Bali bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga simbol jati diri dan kebanggaan masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah desa, adat, dan masyarakat, perayaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus menjaga kelestarian bahasa Bali.